Pernah nggak sih, lagi asik squat tapi lagu metal di playlist malah bikin ngantuk? Itu tanda kamu butuh soundtrack yang tepat. Bukan cuman heavy, tapi harus punya groove dan energi yang bikin darah terpompa. Metal lokal punya banyak pilihan, tapi nggak semuanya cocok buat angkat besi. Ini lima lagu yang sudah teruji di platform gym beralas semen.

Mengapa Metal Lokal Bisa Jadi Teman Setia di Gym

Metal Indonesia punya karakter unik: liriknya lebih nyambung, riff-nya gitar sering lebih cutting, dan drum pattern-nya brutal dalam arti yang tepat. Kamu nggak perlu paham teori musik, cukup rasakan bedanya ketika breakdown mendarat pas di set terakhir.

1. “Tak Seperti Biasanya” – Burgerkill (2011)

Drum intro dari Putra yang kayak pistol di tembok langsung bikin adrenalin meledak. Begitu riff utama masuk, semua rasa malas hilang. Vokal Togar di sini penuh amarah terkontrol, lirik tentang menolak jadi biasa-biasa saja.

Tempo sekitar 180 BPM dengan blast beat di bagian tengah bikin lagu ini doping legal buat deadlift satu rep max. Breakdown di menit 2:30? Perfect buat pause squat—hold di bawah sambil dengar cymbal sizzling.

2. “Kekal Abadi” – Seringai (2015)

Intro bass Sammy yang menacing adalah alarm terbaik: waktunya kerja. Begitu riff masuk, kamu merasakan groove yang nggak pernah datang dari band luar. Ini metal tapi ada funk di dalamnya, cocok buat conventional deadlift yang butuh ritme.

Baca:  10 Lagu Lo-Fi Untuk Kerja Fokus: Review Playlist Spotify Yang Jarang Ada Iklan

Arian menyanyikan “Kita kekal, kekal abadi!” dengan nada yang bikin kamu percaya bisa ngangkat lebih. Lagu ini mid-tempo tapi stabil, jadi nggak bikin kacau timing pas angkat berat.

3. “Revolt!” – Revenge The Fate (2018)

Kalo butuh sesuatu yang hiper-agresif buat HIIT atau sprint interval, metalcore dari Bandung ini jawabannya. Opening riff yang melodi tapi cepat, terus langsung disambut scream yang bikin bulu kuduk berdiri.

Struktur lagu ini pintar: ada build-up, drop, dan breakdown yang bikin kamu bisa atur intensitas latihan. Bagian clean vocal di reffran memberi jeda napas sebelum kembali gaspol. Cocok dipakai saat battle rope atau burpee marathon.

4. “Jalan Terjal” – Power Metal (2001)

Jangan remehkan power metal lokal. “Jalan Terjal” punya double bass drum yang nggak kasih ampun, tempo di atas 160 BPM, dan vokal tinggi yang epik. Liriknya tentang perjuangan melewati rintangan—klise tapi work.

Lagu ini jadi soundtrack emas buat treadmill sprint atau stationary bike. Bayangin nge-sprint sambil nyanyi “Jalan terjal kan ku tempuh!” di kepala. Cheesy? Ya. Tapi efektif.

5. “Menuju Matahari” – Ekspektasi (2020)

Thrash metal murni dari Jakarta ini raw dan nggak ada kompromi. Produksi kasar, riff cepat, dan vokal yang terdengar seperti orang marah besar. Ini buat momen terakhir saat semua energi harus dikeluarkan.

Pakai di finisher set, misalnya AMRAP (As Many Reps As Possible) di akhir sesi. Ketika lirik “Aku berjalan menuju matahari!” teriak, kamu akan menemukan satu dua rep ekstra yang nggak pernah kamu sangka.

Urutan Playlist yang Optimal untuk Sesion Latihan

Urutan itu penting. Jangan mulai dengan lagu tercepat, nanti habis di warm-up. Atur seperti ini:

  • Warm-up (5 menit): “Kekal Abadi” – Seringai. Groove-nya membantu koneksi otak-otot tanpa langsung meledak.
  • Heavy compound lifts: “Tak Seperti Biasanya” – Burgerkill. Energi puncak untuk squat atau deadlift.
  • Accessory work/HIIT: “Revolt!” – Revenge The Fate. Variasi tempo cocok untuk superset atau interval.
  • Cardio finisher: “Jalan Terjal” – Power Metal. Sustain energy buat cardio terakhir.
  • All-out finisher: “Menuju Matahari” – Ekspektasi. Sisa-sisa tenaga di sini.

Metal lokal bukan cuma alternative, tapi sering kali lebih tepat sasaran karena liriknya nyambung langsung ke rasa frustrasi dan semangat juang kita sehari-hari.

Playlist ini sudah teruji di berbagai gym dari yang komersial sampai home gym beralas keramik. Nggak perlu Spotify Premium, cukup pastikan speaker mu kuat nanganin low-end yang tebal. Selamat berdarah-darah!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like

10 Lagu Lo-Fi Untuk Kerja Fokus: Review Playlist Spotify Yang Jarang Ada Iklan

Ketika deadline mengintip tapi notifikasi ponsel tidak henti-hentinya berdering, konsentrasi menjadi barang…

Lagu Wedding Terbaik Indonesia Anti-Mainstream: Review Makna Lirik Romantis

Pernahkah kamu merasa jengah ketika mendengar lagu pernikahan yang itu-itu saja? Perfect,…

5 Album Jazz Indonesia Untuk Pemula: Review Ardhito Pramono Hingga Maliq & D’Essentials

Jazz Indonesia sering kali ditempatkan di ranah yang terlalu tinggi: rumit, elitis,…

10 Lagu Soundtrack Film Indonesia Terbaik: Review Kecocokan Emosi Dengan Filmnya

Kau pasti pernah nonton film yang scenenya sedih banget, tiba-tiba lagu yang…